Pusat Pengolahan Data (PUSDATA) Departemen Pekerjaan Umum, Jl.Pattimura 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110

 Home    Buku Tamu    Forum    Kontak    Site Map    
Senin, 6 September 2010
Saran dan pengaduan
Profil Departemen
Organisasi Departemen
Produk Departemen
Hasil kajian
Info Kegiatan (Proyek)
Dana Stimulus
Anggaran Non Dep.PU
Dinas PU (APBD)
Info Media
Info Lain
Jaringan Eksternal
Gallery
Dukungan (support)
Jumat, 20 Nopember 2009 15:02
HARI INI MENTERI PU RESMIKAN PEN

HARI INI MENTERI PU RESMIKAN PENGOPERSIAN RUAS ULEE LHEUE – SIMPANG RIMA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto hari ini (20/11) meresmikan pengoperasian ruas jalan Ulee Lheue – Pelabuhan – Simpang Rima (UPSR) di Banda Aceh  bantuan hibah Asian  Development Bank (ADB), Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Bantuan ini diberikan dalam rangka membangun kembali Aceh pasca tsunami 26 Desember 2004.

 

“Kami yakin berkat bantuan hibah ini sistem jaringan jalan (fungsi arteri, kolektor, lokal) akan semakin lengkap yang dapat mendorong peningkatkan perekonomian di Aceh,” tutur Menteri PU didampingi Mantan Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias Kuntoro Mangkusubroto.

 

Pemerintah Indonesia bersama dengan para donor, termasuk Asian Development Bank (ADB), Lembaga Internasional bahu membahu membangun kembali Aceh dan Nias yang lebih baik. Bantuan ini dilaksanakan melalui proyek Earthquake and Tsunami Emergency Support Project (ETESP). Proyek ini, menangani sektor jalan dan jembatan di pantai utara dan timur Aceh yang menjadi kawasan andalan perekonomian Aceh.

 

Kegiatan ETESP mencakup empat bidang. Pertama, pekerjaan rekonstruksi dan rehabilitasi ruas jalan Krueng Raya penghubung kota Banda Aaceh – Pelabuhan Malahayati.  Kedua, rehabilitasi jalan Ulee Lheue (Banda Aceh)  Dan rekonstruksi jalan Lamteh penghubung Meuraksa dan Lamteh (Banda Aceh serta rehabilitasi jalan lintas timur (Banda Aceh) hingga batas Sumatera Utara.

 

“Jalan yang baru saja kita lalui merupakan sebagian dari ruas Ulee Lheue – Pelabuhan – Simpang Rima. Dan paket jalan ini yang kita resmikan hari ini,”  ujar Menteri PU.

 

UPSR adalah paket rehabilitasi penghubung kawasan Meruaxa dengan daerah komersial dan sekitarnya.  Djoko menegaskan, infrastruktur jalan dan jembatan sangat berperan penting dalam menyokong pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk daerah berkembang, infrastruktur jalan sangat vital melayani pertumbuhan lalu lintas. Sedangkan untuk daerah sedang berkembang atau daerah yang baru pulih dari bencana alam seperti di NAD.

 

“Pembangunan infrastruktur jalan ini sangat dominan mengingkatkan aksesibilitas kawasan pelabuhan potensial,” tutur Djoko Kirmanto.

 

Terkait dengan peningkatan pelayanan infrastruktur jalan Menteri PU menghimbau pengguna jalan dan instansi terkait untuk berperan aktif turut memelihara infrastruktur yang telah dibangun.  Kami minta proyek bantuan hibah ini bisa dimanfaatkan dan dipelihara terus sehingga mampu bertahan sesuai umur yang direncanakan.

 

Untuk itu, Menteri PU minta pihak terkait untuk mendeteksi kerusakan jalan sejak dini. Dengan cara itu, ujar Djoko tindakan preventif bisa dilakukan sebelum kerusakan bertambah parah yang bisa menyebabkan biaya pemeliharaan menjadi mahal.

 

Menteri PU berharap prasarana yang telah terbangun melalui bantuan hibah ADB dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan indikasi kearah itu bisa diketahi melalui adanya peningkatan taraf hidup. Dalam akhir sambutannya Djoko berpesan kepada Gubernur NAD dan Walikota Banda Aceh agar ruas UPSR dikelola dan dipelihara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.  (Sony)

 

Pusat Komunikasi Publik

201109

Hak cipta Pusat Pengolahan Data (PUSDATA) Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta 12110 - Telp: 021-7392262
e-mail : pusdata.pu,go.id