Pusat Pengolahan Data (PUSDATA) Departemen Pekerjaan Umum, Jl.Pattimura 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110

 Home    Buku Tamu    Forum    Kontak    Site Map    
Senin, 6 September 2010
Saran dan pengaduan
Profil Departemen
Organisasi Departemen
Produk Departemen
Hasil kajian
Info Kegiatan (Proyek)
Dana Stimulus
Anggaran Non Dep.PU
Dinas PU (APBD)
Info Media
Info Lain
Jaringan Eksternal
Gallery
Dukungan (support)
Selasa, 9 Februari 2010 17:09
TIGA LEMBAGA DONOR SIAP GELONTOR

TIGA LEMBAGA DONOR SIAP GELONTORKAN DANA UNTUK AIR MINUM

Prospek pengembangan air minum lima tahun kedepan bakal cerah.  Pasalnya, tiga lembaga donor yaitu Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) siap mendukung program air minum Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Mereka siap mendukung dengan syarat terdapat program yang jelas dan berkelanjutan.

 

Hal tersebut disampaikan Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Tamin Zakaria dalam acara “Sinkronisasi  Program Air Baku dan Rencana Pengembangan SPAM untuk Renstra 2010-2014” di Jakarta, Selasa (9/2).

 

“Minggu kemarin kami baru saja menerima perwakilan ADB dan Bank Dunia. Mereka berjanji menyediakan uang berapapun yang dibutuhkan untuk air minum. Untuk masalah air minum, saat ini duit bukan lagi kendala, yang penting tinggal penyiapan program air minum,” katanya.

 

Dalam acara yang dihadiri para Kepala Satuan Kerja (Satker) Air Minum se-Indonesia tersebut, ia meminta kepada para Kepala Satker agar mendorong kabupaten untuk  membuat program air minum. Dengan adanya program air minum yang jelas dan terarah maka dana dengan sendirinya akan masuk.

 

Ia juga menegaskan, untuk periode lima tahun kedepan, pemerintah pusat sangat berkomitmen dalam kebutuhan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yaitu masalah penyediaan  air baku. Kementerian PU untuk hal tersebut telah menganggarkan dana Rp 7,4 triliun untuk penyediaan air baku.

 

“Jadi sudah tidak ada alasan lagi SPAM-nya ada tapi air bakunya tidak ada,” tambahnya.

 

Acara sinkronisasi air minum ini bertujuan  untuk menyusun keterpaduan program penjaminan kebutuhan air baku untuk kabupaten, baik untuk SPAM perkotaan, kecamatan maupun perdesaan dalam rangka mencapai target renstra  2010-2014.

 

Secara lebih umum tujuan dari acara ini adalah untuk pencapaian target air minum yaitu 10 juta Sambungan Rumah (SR) yang ditargetkan sampai tahun 2013. Dengan total biaya investasi yang diperkirakan mencapai Rp 80 triliun.(dvt)

 

Pusat Komunikasi Publik

090210

Hak cipta Pusat Pengolahan Data (PUSDATA) Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta 12110 - Telp: 021-7392262
e-mail : pusdata.pu,go.id