Pusat Pengolahan Data (PUSDATA) Departemen Pekerjaan Umum, Jl.Pattimura 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110

 Home    Buku Tamu    Forum    Kontak    Site Map    
Senin, 6 September 2010
Saran dan pengaduan
Profil Departemen
Organisasi Departemen
Produk Departemen
Hasil kajian
Info Kegiatan (Proyek)
Dana Stimulus
Anggaran Non Dep.PU
Dinas PU (APBD)
Info Media
Info Lain
Jaringan Eksternal
Gallery
Dukungan (support)
Selasa, 9 Februari 2010 11:34
LAMPUNG DAN SUMSEL SERAP 100% DA

LAMPUNG DAN SUMSEL SERAP 100% DANA BLM RIS PNPM

 

Dari empat Provinsi penerima dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dalam program Rural Infrastruktur Support (RIS) to PNPM Mandiri, dua Provinsi masing-masing Lampung dan Sumatera Selatan pada 2009 lalu mampu menyerap 100%. Sementara total realisasi fisik RIS PNPM 2009 yang berhasil dilaksanakan sebesar 80,4% dengan pencairan dana sebesar 95,4%  dari total dana Rp 431 miliar.

Untuk dua propinsi lain yaitu  propinsi Riau dan Jambi saya harapkan dapat mengejar prestasi dua propinsi tersebut.  “Saya sangat mengapresiasi kerja keras para pelaku RIS  PNPM” kata Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono saat memberikan arahan Workshop Nasional Konsolidasi RIS PNPM Mandiri di Jakarta, (8/2).

Menurut Budi, meskipun pemerintah berhasil mencairkan dana untuk program diatas sebesar 90% namun dana program yang berhasil dilaksanakan baru mencapai 80%. Hal ini berarti masih terdapat dana yang "mandeg" di masyarakat , tambah Budi Yuwono.

Untuk itu pada 2010 nanti, ia menekankan komitmen para aparat pemerintah dalam program pemberdayaan. Khususnya komitmen pemerintah daerah memegang peranan penting dalam program. 

Dengan komitmen yang tinggi, seluruh proses pelaksanaan program, dari penyiapan , pemberdayaan masyarakat sampai realisasi BLM dapat dilaksanakan dengan optimal, dengan didukung pengendalian yang memadai.

Dana BOP

Pada kesempatan tersebut, ia juga menegaskan kembali mengenai kontribusi dana BOP (Biaya Operasional Program)  dari daerah. Dimana sejauh ini realisasi dari anggaran daerah masih sangat rendah. Sampai akhir Januari 2010, baru 9 (sembilan) kabupaten yang telah merealisasikan dana BOP daerah dari total 32 kabupaten yang menjadi sasaran program. Ia mengharapkan seluruh kabupaten dapat memenuhi komitmennya dengan merealisasikan dana BOP minimal sebesar 5% dari total BLM yang diterima.

 

“Bila untuk mengalokasikan BOP saja tidak direalisasikan, mungkin sudah saatnya dipertanyakan apakah daerah yang bersangkutan masih berkomitmen menyelenggarakan program. Oleh karenanya, tahun 2010 ini, saya berharap dana daerah untuk BOP dapat direalisasikan, sehingga penyelenggaraan program dapat dilaksanakan sebaik mungkin,” tambahnya. (dvt)

 

 

Pusat Komunikasi Publik

090210

Hak cipta Pusat Pengolahan Data (PUSDATA) Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta 12110 - Telp: 021-7392262
e-mail : pusdata.pu,go.id